Definisi I’jazu Al-Qur’an
Kajian mengenai I’jazu al-Qur’an pada dasarnya adalah kajian tentang karakteristik teks al-Qur’an yang membedakan dan menjadikannya lebih unggul dari teks-teks lain. Teks al-Qur’an dinilai sebagai sebuah “mukjizat” di luar kebiasaan, sama halnya dengan mukjizat yang di miliki para Nabi sebelumnya, seperti menghidupkan orang yang sudah meninggal atau yang lain. Bahkan al-Qur’an adalah “mukjizat tertinggi”.
Mukjizat sendiri secara bahasa adalah menetapkan “ketidakmampuan” kepada orang lain. Seseorang dianggap meng-I’jaz saudaranya, bila ia menetapkan ketidakmampuan saudaranya itu terhadap suatu hal. Dan al-Qur’an meng-I’jaz manusia, dimana ia menetapkan ketidakmampuan manusia untuk membuat sesuatu serupa al-Qur’an.[1]