Ilmu pengetahuan adalah secercah cahaya Tuhan yang diberikan kepada manusia untuk menjadi “petunjuk” akan sesuatu yang harus dinilahi baik atau buruk. Penilaian itu adalah nilai objektif dari ilmu Tuhan yang kita sebut dengan wahyu.
Sebagaimana yang digambarkan oleh Ibn Khaldun, seorang sejarawan muslim dari Tunisia dan sering disebut sebagai bapak pendiri ilmu historiografi, sosiologi dan ekonomi dalam karyanya yang terkenal Muqaddimah, bahwa:
“On man’s ability to think, which distinguishes human beings from animals and which enables them to obtain their livelihood, to co-operate to this end with their fellow men, and to study the MasterĀ whom they worship, and the revelations that the Messengers transmitted from Him”.
Yang initinya bahwa kemampuan berfikir manusia sejak lahir adalah untuk membedapakn manusia dengan hewan. dimana manusia dapat mengenal Tuhan dan Risalah yang dibawa oleh utusan-Nya.