Hampir setiap berita dalam dua hari ini mengangkat fenomena unik dari ritual Kurban; “antri daging kurban”. media menunjukkan dengan jelas keadaan sosial ekonomi mayoritas masyarakat kita, dimana setiap panitia kurban diserbu oleh jumlah massa yang jauh lebih besar dari jatah dan kuota yang disediakan. mereka rela antri, bahkan dari subuh.
Arsip untuk Qurban
Perlu Aturan Kurban
Posted in artikel dengan kaitan (tags) Aturan, Panitia, Qurban on 9 Desember, 2008 by abdurrahmanbinsaidQurban Nasional
Posted in artikel dengan kaitan (tags) nasional, preman, Qurban on 8 Desember, 2008 by abdurrahmanbinsaid
Ketika kurban menjadi syari’at dalam interaksi ibadah vertikal, sebagai ritual tahunan pada setiap tanggal 10 Dzul Hijjah menurut kalender hijriyah, pada saat yang sama sebenarnya kondisi nasional sekarang ini menjadikan kurban sebagai kebutuhan utama mental setiap kita dalam interaksi sosial horizontal.
pada saat, masyarakat harus dibersihkan dari aksi premanisme dan mental premanisme, maka pembentukan mental berkurban, dimana ritual hari raya kurban adalah ketentuan simboliknya, dengan arti kebersamaan, persartuan, persaudaraan dan nasionalisme, menjadi sangat penting dan utama. Konsep “i’tisham bi habli Allah” dan “al-musli akhu al-muslim” adalah mekanisme mujarab untuk mengobati penyakit premanisme ditengah masyarakat.
Qurban ZiswaQo 1429 H.
Posted in News dengan kaitan (tags) Qurban on 29 November, 2008 by abdurrahmanbinsaidA. PENDAHULUAN
Qurban dalam bahasa Arab artinya dekat, ibadah qurban artinya menyembelih hewan sebagai ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah. Ibadah qurban disebut juga “udzhiyah” artinya hewan yang disembelih sebagai qurban. Ibadah qurban disinggung oleh al-Qur’an surah al-Kauthar “Maka dirikanlah shalat untuk Tuhanmu dan menyembelihlah”.
Keutamaan qurban dijelaskan oleh sebuah hadist A’isyah, Rasulullah s.a.w. bersabda “Sabaik-baik amal bani adam bagi Allah di hari iedul adha adalah menyembelih qurban. Di hari kiamat hewan-hewan qurban tersebut menyertai bani adam dengan tanduk-tanduknya, tulang-tulang dan bulunya, darah hewan tersebut diterima oleh Allah sebelum menetes ke bumi dan akan membersihkan mereka yang melakukannya” (H.R. Tirmizi, Ibnu Majah). Dalam riwayat Anas bin Malik, Rasulullah menyembelih dua ekor domba putih bertanduk, beliau meletakkan kakinya di dekat leher hewan tersebut lalu membaca basmalah dan bertakbir dan menyembelihnya” (H.R. Tirmizi dll).
