//
you're reading...
artikel

Evolusi vs Darwin

evolusi41Evolusi pada dasarnya berarti proses perubahan dalam jangka waktu tertentu. Dalam konteks biologi modern, evolusi berarti perubahan sifat-sifat yang diwariskan dalam suatu populasi organisme dari satu generasi ke generasi berikutnya. Sifat-sifat yang menjadi dasar dari evolusi ini dibawa oleh gen yang diwariskan pada keturunan suatu makhluk hidup. Sifat baru dapat diperoleh dari perubahan gen oleh mutasi, transfer gen antar populasi, seperti dalam migrasi, atau antar spesies seperti yang terjadi pada bakteria, serta kombinasi gen mealui reproduksi seksual (Wikipedia).

Darwin adalah ilmuwan pertama yang mencetuskan teori evolusi yang telah banyak terbukti mapan menghadapi pengujian ilmiah. Sampai saat ini, teori Darwin tentang evolusi yang terjadi karena seleksi alam dianggap oleh mayoritas masyarakat sains sebagai teori terbaik dalam menjelaskan peristiwa evolusi. Darwin mengajukan lima teori perihal evolusi:

  1. Bahwa kehidupan tidak tetap sama sejak awal keberadaannya
  2. Kesamaan leluhur bagi semua makhluk hidup
  3. Evolusi bersifat gradual (berangsur-angsur)
  4. Terjadi pertambahan jumlah spesies dan percabangan garis keturunan
  5. Seleksi alam merupakan mekanisme evolusi

Dari lima bentuk evolusi yang diajukan Darwin, tiga diantaranya banyak menyulut kontroversi, yaitu; Kesamaan leluhur bagi semua makhluk hidup, Terjadi pertambahan jumlah spesies dan percabangan garis keturunan dan Seleksi alam merupakan mekanisme evolusi, terutama dalam kacamata Islam.

Islam menetapkan teori yang sama sekali berlawanan dengan tiga hal ini dalam konsep ciptaanisme atau dalam bahasa Inggris creationism. Menurut Islam, setiap makhluk bahkan dengan setiap detailnya, diciptakan Allah Tuhan Maha Pencipta setiap satuannya dan bukan dari kesamaan leluhur. Bahkan jika teori Darwin masih berkutat dalam kajian biologis, maka dalam Islam segala hal selain Allah adalah makhluk yang diciptakan.

al-Alam mutaghayyir, wakullu mutaghayyir hadits

Ketia kita memalingkan pandangan kita pada suatu objek, maka pandangan yang baru saja ditangkap oleh mata kita adalah makhluk yang baru saja diciptakan oleh Allah SWT. inilah arti sebenarnya dari kata “Maha Pencipta” (al-Khaliq). karenanya, pertambahan jumlah spesies dan percabangan garis keturunan dalam kajian biologi bukan bukan dari satu leluhur, atau dari satu hal.

Teori evolusi yang terjadi dari mekanisme seleksi alam juga tidak sesuai dengan logika di atas. kata “hadits” merupakan teori tidak terbantahkan dengan bukti kondisi dunia ini yang “fana”. dunia tidak akan selamanya ada dan mempertahankan keberadaannya. akhir-akhir ini, rasanya banya saudara kita yang tiba-tiba meninggalkan kita tanpa alasan rasional, mereka mati begitu saja, padahal masih sehat. ada sebuah mekanisme yang lebih hebat dari sekedar seleksi alam.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Nomor Anda

  • 77,108 hits

Kategori

%d blogger menyukai ini: