//
you're reading...
artikel

Sejarah Manusia

manusia1Suatu saat, berkuasa seorang Raja bijaksana di sebuah Negeri anta bratah. Ia sangat peduli dengan ilmu pengetahuan demi mencerdaskan bangsanya dan menjadikan negerinya maju, makmur, sentosa. termasuk pengetahuan tentang sejarah, sejarah menurutnya, adalah landasan pacu bagi manusia untuk dapat seberapa jauh ia “maju”, tergantung dengan seberapa jauh ia melihat kebelakang.

Di masa jayanya, Sang Raja ingin mengetahui sejarah manusia, mulai Adam dan Hawa, Sang mbah buyut sampai pada masanya itu. untuk menuliskan sejarah panjang manusia itu, Raja membentuk Tim Penulis yang dipilihkan dari Pakar dan Ahli sejarah dari seluruh penjuru Negeri.

Tim yang dibentuk oleh Raja, mulai mengerjakan proyek besar yang diprediksikan tidak akan selesai dalam waktu singkat. penulisan dimulai dari sejarah Adam dan Hawa sebagaimana keinginan Raja, yang kemudian berkembang pada perjalanan bangsa-bangsa diseluruh dunia. Dapat kita banyangkan, betapa banyak yang harus ditulis oleh Tim, dan akan banyak sekali menghasilkan tumpukan berjilid-jilid buku.

Setelah lama menunggu, Sang Raja sudah berumur lanjut. Namun ketua tim setelah dipanggil menghadap dan dimintahi laporan oleh Raja, menyatakan bahwa, bahwa  tulisan tentang sejarah manusia itu belum selesai. Padahal, negara telah mengeluarkan biaya besar untuk honor Tim, gaji pegawai, biaya cetak dan jilid, sewa gudang penyimpanan buku-buku dan lain sebagainya. Yang jelas, jilid buku itu sudah tidak terhitung.

Raja harus sabar menunggu, sampai pada akhirnya ia jatuh sakit karena sudah sangat tua. ketua tim kembali dipanggil menghadap. Saat ini, Tim menyatakan bahwa buku akan segera selesai beberapa bulan mendatang. Dari laporan tersebut, Raja merasa bahwa waktunya tidak akan dapat menunggu selama beberapa bulan. Ia kemudian memerintahkan untuk meringkas buku-buku itu dalam beberapa hari saja.

Setelah beberapa hari, Tim menghadap dengan beberapa jilid buku, hasil ringkasan dari seluruh buku Sejarah Manusia. Sang Raja sudah sangat rapuh karena sakit dan tuanya, ia tidak lagi dapat membaca sama sekali.

Raja kemudian meminta kepada Tim untuk menceritakan isi buku itu secara ringkas. Ketua tim maju dan mendekat Sang Raja, dan mengatakan; kesimpulan kami tentang sejarah manusia adalah tiga kata;

HIDUP, SENGSARA, MATI.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Nomor Anda

  • 77,108 hits

Kategori

%d blogger menyukai ini: