//
you're reading...
News

Pemalsuan Kitab. Bagian 2

Nama Kitab : ‘Aqidah as-Salaf Ashab al-Hadits

Penulis : Abu Utsman As-Shobuni

Pemalsu : (diduga) Kelompok Wahhabi

Tujuan : Pembenaran faham Wahhabi sebagai faham Salafy

Berikut adalah Cover Edisi “pemalsuan” pertama  cetakan tahun 1397 H.:

205

Edisi pertama ini adalah cetakan ad-Dar as-Salafiyah Kuwait. berikut adalah isu kajian yang dipalsukan:

210

perhatikan, pada halaman ini komentator menjelaskan (sekaligus memperlihatkan) perubahan kata ziyarat qabri pada kata “ziyarat masjidi”. Menurutnya, kata ziyarat qabri adalah salah (walaupun naskah aslinya seperti itu).

Lalu beberapa tahun kemudian, tahun 1404 H. terbit edisi baru:

211

ini adalah edisi cetakan  pada percetakan yang sama. dengan komentator Badar al-Badar (yang mungkin lebih amanah dari edisi sebelumnya), coba perhatikan pada isu yang sama:

212

pada halaman ini, terlihat bahwa kata ziyarat qabri” tertulis sebagaimana aslinya. walaupun si komentator memberikan komentar sesuai dengan keyakinannya, bahwa kata ziyarat qabri” itu salah.

Kemudian edisi berikutnya, terbit di Mesir:

213

yang diterbitkan oleh percetakan  Dar at-Tauhid li an-Nasr wa at-Tawzi’, dengan komentator Abu Khalid Majdi Ibn Saad. pada isu yang sama, si komentator sama sekali merubah dan bahkan membuang semua komentar pada edisi sebelumnya, sehingga pembaca akan kehilangan jejak sama sekali.

214

Diskusi

7 thoughts on “Pemalsuan Kitab. Bagian 2

  1. Baik, kalau di palsukan, sebelum di palsu secara makna seperti apa?
    setelah di palsu seperti apa maknanya ?
    Biar kami yang bodoh ini tahu pak
    ngaak cuma tuduh pemalsuan saja.

    Posted by ABU NAIM | 5 Maret, 2009, 7:59 am
  2. Dalam keyakinan kelompok Wahhabi, ada larangan menziarahi kuburan. Larangan itu didasarkan pada Hadits yang mereka potong tengah:
    “Kuntu nahaitukum ‘an ziyaratil Qubur”
    “Aku dulu telah melarang kalian untuk berziarah ke kuburan”.
    menuruk keyakinan mereka, berziarah kubur akan mengakibatkan kekafiran.

    Nah, Syech Ismail Ibn Abdurrahman as-Shobuni adalah kelompok Ulama Salafi yang sangat disegani pada zamannya, ia menulis buku itu yang berjudul:
    “‘Aqidah as-Salaf” (Keyakinan kelompok Salaf).

    Kelompok Wahhabi yang dengan keyakinannya itu, mengaku sebagai kelompok Salafi harus mempertahankan keyakinannya dengan apapun caranya, termasuk memalsukan buku yang mungkin “berpengaruh” itu, dengan cara menghilangkan pernyataan Sang Penulis tentang prosesi ziarahnya ke Makam Nabi (sebagai pembenaran terhadap keyakinan kita bahwa ziarah kubur itu diperbolehkan, bahkan Sunnah.

    Kelanjutan Hadits tadi adalah:
    “Kuntu nahaitukum ‘an ziaratil qubur, fa zuruuhaa.”
    “Aku dulu pernah melarang kalian ziarah kuburan, sekarang berziaralah kalian ke kuburan”.

    Sebenarnya masih banyak lagi pemalsuan itu, seperti pada kitab Imam al-Ghazali yang sangat terkenal: “al-Adzkar” (berbagai dzikiran). saking hebatnya kitab ini, para ulama berpantun:
    “Bi’i ad-Dar wasy-tari al-Adzkar”
    “juallah rumah kamu, dan belilah kitab al-Adzkar”.
    kitab yang begitu hebat ini juga tidak luput dari pemalsuan.

    Posted by abdurrahmanbinsaid | 8 Maret, 2009, 8:18 am
  3. wahabi/salafy kalo tidak memalsu maka pengikutnya yang jahil dan dekil bakal keluar dari sekte mereka.

    mas tolong diungkap terus kasus pemalsuan kitab2 islam oleh sekte neo khawarij ini.

    ALLAH fi aunikum !!

    Posted by abdu | 19 Juni, 2009, 2:16 pm
  4. maaf akhi,
    tulisan antum =”Sebenarnya masih banyak lagi pemalsuan itu, seperti pada kitab Imam al-Ghazali yang sangat terkenal: “al-Adzkar” (berbagai dzikiran).”=

    saya pikir antum salah karena kitab AL ADZKAR adalah karangan imam AN NAWAWI karena kitab itu masyhur di sebut AL ADZKAR AN NAWAWIYAH, yg telah di syarah secara masyhur pula oleh IBN ALLAN.

    soal isinya yg telah di rubah, benar sekali syekh abdul qadir al arnauth yg coba mensyarah ulang telah merubah kata2 ziarah qubr dan menghilangkan syair al utbi yg dikisahkan panjang lebar oleh imam an nawawi, demikian yg saya dapatkan dari 2 buah kitab aladzkar yg saya miliki…..

    terima kasih, wassalam…

    Posted by ridho | 17 Agustus, 2009, 4:19 am
  5. tidak ada larangan menziarahi kuburan. salafi bukannya melarang/mengharamkan ziarah kubur, melainkan menjelaskan beberapa penyimpangan yang kerap dilakukan banyak orang seputar ziarah kubur. kalian melanggar adab2 ziarah kubur dan banyak melakukan bid’ah dan syirik. inilah yang hendak diluruskan oleh salafi.

    jika Abdulloh bin Mas’ud mengingkari halaqoh dzikir berjama’ah, apakah kalian berani menuduh beliau telah mengharamkan dzikir?

    banyak sekali tuduhan dusta yang hanya orang bodoh atau diliputi hawa nafsu saja yang ditujukan kepada salafiyun, seperti mengharamkan ziarah kubur, anti sholawat, anti dzikir, jama’ah takfir, jama’ah tabdi’ dll.

    ini semua disebabkan oleh salah satu dari 2 kemungkinan. kalian mengenal sunnah tapi tidak mengenal kami, atau kalian mengenal kami tapi tidak mengenal sunnah.

    Posted by ibnu abi irfan | 8 Maret, 2010, 2:40 am
  6. ..bego ! kalo memang ga ada salahnya ntu kitab, ngapain lagi pake di tahrif segala ?!
    ..lalu bagaimana dgn kitab yg laen, al-ibanah, al-umm, al-adzkar ?
    ..mau berkilah apalagi wahabi ?
    ..NGAPAIN PAKE DITAHRIF SEGALA ? BIKIN AJA KITAB PENJELASANNYA (walaupun mungkin penjelasan tersebut akan dipersepsi sebagaimana kacamata wahabi yg literal ! )

    ..sudahkah wahabi berkarya membuat kitab sekelas al-umm ?
    ..sudahkah wahabi membuat kitab bantahan atas penolakan para ulama ahlussunnah yg menentang dul wahab dan albanot?!

    ^__^

    Posted by Siti Mahmudah | 3 Oktober, 2011, 8:31 am

Trackbacks/Pingbacks

  1. Ping-balik: Hadits Shahih pun Diputar-balik « masjidsitiaisyah - 7 Agustus, 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Nomor Anda

  • 77,108 hits

Kategori

%d blogger menyukai ini: