//
you're reading...
artikel

Ramalan Kiamat

Sekarang ini banyak sekali tulisan tentang dahsytnya film 2012, mungkin  bagi yang sudah menonton film ini sebenarnya akan mengatakan dengan enteng: “film yang sesungguhnya ternyata tidak sedahsyat beritanya dimana-mana, apalagi di infoteiment”.

Film itu mengisahkan kehancuran bumi dan seluruh isinya termasuk makhluk manusia, yang vdigambarkan dengan efek visual yang luar biasa, yang dibuat sedemikian rupa melalui fasilitas canggih hollywod, sehingga kadang menghipnotis “sementara” penontonnya, yang mengira seakan yang gambarkan itu benar-benar terjadi sebagaimana diceritakan dalam film.

Al-Qur’an menggambarkan hari akhir itu :

إذا السماء انشقت، وأذنت لربها وحقت، وإذا الأرض مدت، وألقت ما فيها وتخلت

Apabila Langit terbelah, dan patuh kepada Tuhanya, dan sudah semestinya bumi itu patuh. dan apabila bumi diratakan, dan memuntahkan apa yang ada didalamnya, dan menjadi kosong. (QS. al-Insyiqaq: 1-4)

Sebenarnya bagaimana Islam berbicara tentang ramalan? apalagi ramalan tentang waktu terjadinya Kiamat?

Ramalan yang benar-benar akan terjadi hanyalah ramalan yang bersumber dari pemilik dunia dan langit ini, yaitu Allah Tuhan semesta alam. ramalan itu beberapa diantaranya diinformasikan kepada manusia lewat manusia pilihan yang paling amanah yaitu para Nabi dan Rasul. Dalam Islam tentu kita harus kembali membaca Teks Primer; Al-Qur’an.

Selain itu, ramalan juga dapat terjadi atau informasi tentang yang akan terjadi dapat dimungkinkan untuk didapatkan oleh seorang muslim sholeh setelah Nabi wafat melalui media yang disebut dengan “al-ru’ya al-shalihah” (mimpi yang benar). Rasul menyatakan:

لم يبق من النبوة إلا المبشرات” قالوا: وما المبشرات؟ قال: “الرؤيا الصالحة“. رواه البخاري

Tidak ada lagi (setelah aku) kenabian, kecuali “mubasyirat” (kabar-kabar gembira), para Sahabat bertanya: apa mubasyirat itu?, Nabi menjawab: “al-ru’ya al-shalihah” (mimpi yang benar). (HR. Bukhari)

Hadits ini menyatakan dengan jelas bahwa ramalan yang tepat dan benar yang dapat dilihat atau dapat diketahui oleh manusia hanya melalui mimpi yang benar dan mimpi itu hanya akan memperlihatkan sesuatu yang menjadi kabar gembira bagi manusia (mubasyirat), bukan sesuatu yang meresahkan apalagi menakutkan.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Nomor Anda

  • 77,108 hits

Kategori

%d blogger menyukai ini: